Giulio Cavicchiolo memaparkan, dalam dua minggu terakhir telah mendapat pesanan untuk membuat 50 bunker.
Selain itu, Giulio Cavicchiolo mengatakan, menerima 500 pertanyaan terkait keamanan atau sistem kerja bunker yang dibuatnya.
Dia kemudian menjelaskan, jika bunker yang dibuatnya memiliki sistem penyaringan udara bawah tanah.
Sistem penyaringan tersebut berfungsi untuk membersihkan partikel radioaktif, gas saraf, dan jenis bahan kimia lainnya.
"Orang-orang sangat membutuhkan pembangun bunker karena takut hulu ledak nuklir Rusia akan mencapai Eropa," kata Giulio Cavicchiolo.
Adapun, Menteri Luar Negeri, Ukraina Dimitri Kuleba mengatakan nuklir Ukraina yang dikuasai Rusia memiliki 21 reaktor, 15 di antaranya aktif dan tersebar di empat pembangkit.
Ditegaskan Dimitri Kuleba, setiap ada kesalahan perhitungan akan memicu bencana besar.
"Jika meledak, itu akan menjadi 10 kali lebih buruk daripada Chernobyl," kata Menteri Luar Negeri, Ukraina Dimitri Kuleba.
(Kurniawati Hasjanah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.