BAGI kita yang hidup di wilayah tropis, mungkin tak bisa membayangkan rasanya hidup di wilayah yang mempunyai suhu dingin sampai minus 60 derajat Celcius.
Kota sedingin itu benar-benar ada. Tepat di bagian timur Rusia, terdapat kota bernama Yakutsk yang didapuk sebagai kota terdingin di dunia.
Yakutsk adalah ibu kota dari Republik Sakha atau Yakutia, sebuah republik di bagian timur laut Rusia. Terletak sekitar 450 km dari selatan Lingkar Arktik.
Penduduknya mencapai 210.642 jiwa pada tahun 2002. Sekarang ini banyak penduduk Yakutsk yang meninggalkan kota untuk merantau dan mencari pekerjaan.
Dilansir dari Independent, Januari menjadi saat-saat yang paling beku di kota Yakutsk. Hamparan salju sejauh mata memandang dan kota tampak diselimuti kabut beku.
Penduduk setempat mengenakan pakaian berbulu dan terburu-buru beraktivitas di luar rumah untuk segera kembali pulang. Meskipun para warga Yakutsk sudah terbiasa dengan suhu luar biasa ekstrem, mereka tidak bisa berlama-lama di luar ruangan.
Hal ini dilakukan untuk menghindari frostbite, suatu kondisi di mana jaringan kulit mati karena paparan suhu yang terlalu dingin. Bahkan saking dinginnya, bisa membuat alis dan rambut jadi membeku. Rata-rata penduduk Yakustk memiliki ciri-ciri fisik khas Asia dan berbahasa Yakutia (Sakha).
Namun, suhu dingin tidak menghalangi penduduk kota Yakutsk untuk melakukan hobi. Berdasarkan channel YouTube Kiun B, penduduk Yakutsk gemar memancing dan melakukan ice swimming.
Dulunya, Yakutsk adalah tempat berlindung para warga kota dan warga Siberia dari Kekaisaran Mongolia. Lalu pada masa pemerintahan Stalin, kota Yakutsk dijadikan sebagai tempat pengasingan.