Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) merekomendasikan vaksin karena tetap menjadi senjata terbaik melawan Covid-19 dan variannya.
Walau begitu, penelitian terbaru di Jepang menemukan BA.2 berpotensi menyebabkan gejala yang lebih parah.
Lebih lanjut, para ilmuwan melaporkan infeksi sebelumnya dengan galur BA.1 tidak memberikan kekebalan terhadap BA.2.
BACA JUGA:Sudah Masuk Indonesia, Varian Baru BA.2 Sulit Terdeteksi Swab PCR
Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, subvarian BA.2 dengan karakteristik lebih menular dan meningkatkan keparahan pasien yang terpapar ini dipastikan belum mendominasi di Indonesia.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.