Ukiran antromorfik langka ini adalah beberapa ekspresi artistik tertua di Timur Tengah, dan tim mengatakan altar dan perapian menunjukkan bahwa mereka kemungkinan digunakan untuk persembahan korban.
"Simbolisme sakral dan kinerja ritual yang dibuktikan kemungkinan besar ditujukan untuk memanggil kekuatan supernatural untuk perburuan yang sukses dan kelimpahan mangsa untuk ditangkap," ujar SEBAP.
"Ini memberi cahaya baru pada simbolisme, ekspresi artistik, serta budaya spiritual dari populasi Neolitik yang sampai sekarang tidak diketahui ini, di mana mengkhususkan diri dalam perburuan massal kijang menggunakan 'layang-layang gurun'," sambungnya.

Kuil paling awal yang diketahui dalam sejarah manusia adalah kompleks Göbekli Tepe di tenggara Anatolia, Turki, dan diyakini dibangun oleh pemburu-pengumpul.
Struktur batu berusia 11.500 tahun itu ditemukan oleh arkeolog Jerman Dr. Klaus Schmidt pada tahun 1994 dan lebih tua dari Stonehenge.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.