BACA JUGA : Penderita Long Covid-19 Sering Alami Kelelahan Kronik, Dokter: Coba Olahraga Ringan
Dari beberapa gejala Long Covid-19, dr. Erlina menyebut fatigue atau rasa kelelahan yang paling mendominasi. “Kelelahan yang paling banyak dan ini merata di banyak negara, rata-rata sampai 60 hingga 70 persen. Sisanya baru batuk, sesak napas dan gejala kognitif seperti sering lupa, susah konsentrasi, dan susah tidur,” tambahnya.
BACA JUGA : Studi: Vaksin Covid-19 Tak Sebabkan Long Covid-19!
Jika dilihat dari segi durasi waktu gejala, berapa lama Long Covid-19 bisa dialami oleh penyintas Covid-19 ternyata tidak bisa ditentukan secara pasti karena setiap orang mempunyai masa yang berbeda-beda. Dari mulai yang tersingkat kurang lebih 3 bulan, 1 tahun, bahkan bisa sampai menahun.
“Bervariasi dari orang ke orang, kita sebut Long Covid-19 jika lebih dari 3 bulan enggak sembuh-sembuh. Ada yang tiga sampai empat bulan, bisa juga sampai satu tahun, bahkan di China ada yang bisa lebih dari satu tahun. Ini semua tergantung seberapa berat saat dia positif dan dirawat, tergantung keparahan badai sitokinnya juga,” pungkas dr. Erlina.
(Helmi Ade Saputra)