Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Travel Agent Tipu Wisatawan Belasan Juta di Labuan Bajo, Kemenparekraf Langsung Turun Tangan

Novie Fauziah , Jurnalis-Jum'at, 18 Februari 2022 |09:04 WIB
<i>Travel Agent</i> Tipu Wisatawan Belasan Juta di Labuan Bajo, Kemenparekraf Langsung Turun Tangan
Direktur Utama BPOLBF, Shana Fatina (Foto: Twitter/@Kemenparekraf)
A
A
A

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menanggapi adanya dugaan penipuan yang dilakukan salah satu travel agent, di mana menyediakan layanan trip ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTB) yang viral di media sosial.

Demi mencegah kejadian yang berulang, pihaknya langsung menugaskan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) sebagai Satker Kemenparekraf untuk berkoordinasi dengan otoritas setempat di Manggarai Barat.

BPOLBF ditugaskan untuk menelusuri dan menindaklanjuti dugaan kasus penipuan yang dialami selebgram tersebut. Mengingat kejadian itu dapat mencoreng nama baik Labuan Bajo, sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan yang ada di Indonesia.

Sementara pemilik akun sosial media Kellycourtneyy mengaku, ditipu oleh travel agent sebesar Rp12 juta untuk perjalanan wisata selama 3 hari 2 malam 6 pack di Labuan Bajo.

Infografis Labuan Bajo

Direktur Utama BPOLBF, Shana Fatina tengah melakukan koordinasi dengan Dinas Pariwisata dan selanjutnya akan berkoordinasi dengan seluruh pihak berwenang yang terkait. Shana berjanji, pihaknya akan menelusuri serta menindak tegas, pihak travel agent yang telah melakukan dugaan tindakan penipuan terhadap rombongan wisatawan.

"Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan, begitupun kerugian yang ditimbulkan rombongan wisatawan yang saat ini terjadi di Labuan Bajo. Kami sedang berkoordinasi dengan otoritas setempat agar kasus ini segera ditelusuri dan pelakunya harus ditindak tegas," ujar Shana dalam keterangan resminya.

Lebih lanjut, kata Shana, kasus dugaan penipuan wisatawan oleh travel agent juga pernah terjadi belum lama ini di labuan Bajo.

Maraknya kasus serupa menjadi perhatian serius dari otoritas setempat yang terus berupaya memastikan keamanan wisatawan, dengan terus mengimbau para calon wisatawan untuk tidak selalu tergiur dengan harga murah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement