"Itu adalah peristiwa yang sangat mengecewakan bagi seluruh keluarga. Cara kami diperlakukan sangat mengerikan dan berbeda dengan pengalaman menyenangkan selama lebih dari 15 tahun di penerbangan BA sebagai pelanggan tetap," katanya kepada wartawan.
“BA telah memberi saya voucher sebagai kompensasi, tetapi saya tidak menginginkannya, saya ingin pengembalian uang tunai. Ada banyak biaya yang harus saya tanggung sebagai akibat dari insiden ini.”.
Seorang juru bicara BA mengatakan, "Kami tidak menolerir perilaku yang mengganggu. Keselamatan pelanggan dan kru adalah prioritas utama kami," dalihnya.
(Rizka Diputra)