Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tekan Angka Kematian Akibat Covid-19, Pemerintah Gencarkan Vaksinasi Ibu Hamil

Novie Fauziah , Jurnalis-Minggu, 13 Februari 2022 |10:10 WIB
Tekan Angka Kematian Akibat Covid-19, Pemerintah Gencarkan Vaksinasi Ibu Hamil
Ilustrasi vaksinasi ibu hamil. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

VAKSINASI covid-19 untuk ibu hamil menjadi target sasaran yang diprioritaskan Pemerintah Indonesia saat ini. Tujuannya mencegah risiko penularan, bahkan kematian ibu hamil, akibat infeksi covid-19.

Lantas, jenis vaksin apa yang direkomendasikan untuk ibu hamil? Aturan ini tercantum dalam Surat Edaran Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.01/1/2007/2021 tentang Vaksinasi Covid-19 bagi Ibu Hamil dan Penyesuaian Skrining dalam Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Waspada! Kemenkes Prediksi Lonjakan Omicron Terjadi Awal Maret 2022 

SE tersebut ditetapkan pada 2 Agustus 2021 oleh Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu. Ia mengatakan, langkah ini setelah mempertimbangkan makin tingginya jumlah ibu hamil yang terinfeksi covid-19, serta tingginya risiko bagi ibu hamil apabila terinfeksi virus tersebut.

Berikut syarat-syaratnya vaksinasi untuk ibu hamil:

- Suhu tubuh di bawah 37,5 derajat Celsius.

- Tekanan darah di bawah 140/90 mmHg. Apabila hasilnya di atas 140/90 mmHg, pengukuran diulang lagi 5–10 menit kemudian, apabila masih di atas ambang batas tersebut, vaksinasi covid-19 ditunda.

- Usia kehamilan di trimester kedua, atau di atas 13 minggu.

- Tidak ada tanda-tanda preeklamsia seperti kaki bengkak, sakit kepala, nyeri ulu hati, pandangan kabur, dan tekanan darah di atas 140/90 mmHg.

- Tidak memiliki riwayat alergi berat seperti sesak napas, bengkak, atau bidur di seluruh tubuh.

- Bagi ibu hamil dengan penyakit penyerta atau komorbid seperti jantung, diabetes, asma, penyakit paru, HIV, hipertiroid/hipotiroid, penyakit ginjal kronik, atau penyakit liver; penyakit penyerta dalam kondisi terkontrol dan tidak ada komplikasi akut.

- Bagi ibu hamil dengan penyakit autoimun atau menjalani pengobatan autoimun seperti lupus, penyakit dalam kondisi terkontrol dan tidak ada komplikasi akut.

Baca juga: 5 Rahasia Menko Luhut Tetap Bugar dan Energik di Usia 74 

- Tidak sedang menjalani pengobatan untuk gangguan pembekuan darah, kelainan darah, defisiensi imun, dan penerima produk atau transfusi darah.

- Tidak sedang menerima pengobatan imunosupresan, seperti kortikosteroid dan kemoterapi.

- Tidak terkonfirmasi positif covid-19 dalam waktu tiga bulan terakhir.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Bintang Puspayoga mendorong upaya adaptasi kebiasan baru saat masa pandemi covid-19 pada perempuan sebagai kelompok rentan.

Upaya tersebut, kata dia, di antaranya melalui vaksinasi covid-19 guna memenuhi kebutuhan jasmani melindungi imun tubuh dari serangan virus, dan pembekalan literasi digital di zaman pembatasan sosial yang lebih banyak menggunakan akses internet.

Baca juga: Benarkah Mata Minus Makin Parah karena Sering Lepas Kacamata? 

Lebih lanjut ia mengatakan, keterlibatan perempuan dalam penanganan covid-19 diperlukan tidak hanya karena perempuan merupakan salah satu kelompok yang menghadapi kerentanan besar, akan tetapi juga merupakan tulang punggung dari proses pemulihan di dalam komunitas.

"Oleh karenanya PBB (Persatuan Bangsa-Bangsa) sendiri mendorong setiap negara untuk memastikan agar penanganan dan pemulihan akibat pandemi mengikutsertakan perempuan," ujarnya dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu.

Baca juga: MasterChef Indonesia: Ini yang Bikin Devy dan Machel Auto-Lolos ke Babak Berikutnya 

Ia menambahkan bahwa vaksinasi covid-19 bagi ibu menyusui aman sesuai dengan anjuran dari Kementerian Kesehatan.

"Selain terkait dengan kesehatan, hal penting lainnya yang perlu kita jadikan perhatian adalah digitalisasi. Pandemi ini telah menutup ruang-ruang fisik dan membuat ruang-ruang digital menjadi kebutuhan primer," terangnya.

(Hantoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement