Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pilot Ungkap Keangkeran Segitiga Bermuda, Perjalanan Kilat hingga Alat Navigasi Tak Berfungsi

Wilda Fajriah , Jurnalis-Sabtu, 12 Februari 2022 |01:04 WIB
Pilot Ungkap Keangkeran Segitiga Bermuda, Perjalanan Kilat hingga Alat Navigasi Tak Berfungsi
Ilustrasi (Foto: Reuters)
A
A
A

Namun, ada yang aneh dengan penerbangan tersebut. Setelah melihat jam, ternyata penerbangannya cuma memakan waktu 47 menit, sedangkan seharusnya penerbangan tadi itu berlangsung selama 75 menit. Bagaimana bisa penerbangannya secepat itu?

Selain Bruce, ada juga Cary Gordon Trantham yang harus melawan badai ganas ini. Saat badai, tiba-tiba pesawatnya hilang kendali.

Bahkan, kompas dan alat pengukur ketinggian pada pesawat tidak berfungsi sama sekali. Berdasarkan pengakuannya, Cary tidak bisa melihat apapun kecuali awan hitam dan kilatan petir.

Pesawat Melintasi Bermuda

(Foto: Skymaster)
BACA JUGA: Dear Traveler, Ternyata Ini Alasan Pilot Takut Melintasi Langit Tibet

Setelah 20 menit, barulah pesawatnya kembali terhubung ke menara pengawas dan mendapat petunjuk jalan keluar hingga akhirnya Cary berhasil selamat dari badai tersebut.

Akan tetapi, menurut National Oceanic and Atmospheric Administration, misteri segitiga bermuda hanyalah mitos. Belum ada penelitian yang membuktikan bahwa angka kecelakaan di segitiga bermuda lebih banyak dari lautan lain.

(Rizka Diputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement