Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenang 2 Tahun Meninggalnya Dr Li Wenliang, Orang yang Pertama Peringatkan Covid-19

Novie Fauziah , Jurnalis-Kamis, 10 Februari 2022 |12:14 WIB
Mengenang 2 Tahun Meninggalnya Dr Li Wenliang, Orang yang Pertama Peringatkan Covid-19
Dr Winliang orang yang pertama peringatkan Covid-19 (Foto: DW)
A
A
A

DUA tahun sudah berlalu, tepatnya pada 7 Februari 2020 lalu dunia mengenang kepergian Dr Li Wenliang, dokter asal Wuhan, China. Ia orang yang kali pertama memperingatkan bahaya Covid-19, di mana dapat mengancam nyawa manusia.

Dilansir dari laman Times New York Times, seluruh dunia mengenang perjuangan dr. Li yang juga terinfeksi Covid-19 setelah mengetahui 7 pasiennya didiagnosa ada virus mirip SARS, namun dengan versi terbarunya.

Dr Li Wenliang

Ketujuh pasiennya itu diketahui terinfeksi virus tersebut, setelah mereka mengunjungi pasar di Wuhan yang menjual bahan-bahan dari laut, dan juga daging lainnya seperti kelalawar. Akhirnya pasien-pasien tersebut dikarantina di rumah sakit hingga dinyatakan negatif.

BACA JUGA : Terpaksa Temani Orang Isoman, Ini 5 Langkah Aman agar Tidak Tertular

Sebelum dirinya dinyatakan positif Covid-19, yaitu 19 Desember 2019, dr. Li mengumumkan informasi ini di grup alumni sekolah medisnya. Ia memperingatkan masyarakat agar tetap beristirahat di rumah saja, dan mengurangi aktivitas serta mobilitas di luar ruangan.

Akan tetapi peringatan dr. Li ini dianggap sepele. Ia diamankan polisi dan dimintai keterangan tentang tuduhannya itu, bahwa ada virus yang bisa mewabah juga membahayakan.

BACA JUGA : 3 Kriteria Anda Masuk Daftar Kontak Erat dengan Pasien Covid-19

Pada 12 Januari 2020 dr. Li Wenliang positif Covid-19 karena diduga tertular dari ketujuh pasiennya itu. Kemudian pada 1 Februari 2020 dirinya dirawat di rumah sakit guna isolasi mandiri, sekaligus menjalani pengobatan insentif.

Namun sayangnya pada 7 Februari 2020 dr. Li harus menghembuskan napas terakhirnya, akibat terinfeksi Covid-19 yang menyerang bagian pernafasan seperti tenggorokan hingga paru-paru. Kepergian dr. Li ini meninggalkan duka, dan masyarakat pun berterima kasih kepadanya, karena telah memperingatkan seluruh dunia akan bahaya virus ini.

Sementara itu, Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. dr. Zubairi Djoerban juga turut mengenang meninggal dunianya dr. Li Wenliang.

Melalui akun Twitternya, Prof. Zubairi mengatakan, meskipun peringatan dr. Li awal sempat dibungkam, namun imbauannya itu bisa menyelamatkan banyak nyawa di seluruh dunia.

"Hari ini kita mengenang almarhum Dr Li Wenliang, dokter pertama yang beri peringatan atas kemunculan Covid-19—meski di awal ada upaya untuk membungkam suaranya. Peringatan dininya telah menyelamatkan banyak nyawa. Terima kasih dokter. Anda sangat pemberani dan heroik," tulis

(Helmi Ade Saputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement