Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi Makanan untuk Bantu Lawan Covid-19 saat Isolasi Mandiri

Wilda Fajriah , Jurnalis-Selasa, 08 Februari 2022 |19:00 WIB
Rekomendasi Makanan untuk Bantu Lawan Covid-19 saat Isolasi Mandiri
Rekomendasi makanan untuk bantu lawan Covid-19 saat isolasi mandiri (Foto: Resep Masakan)
A
A
A

REKOMENDASI makanan untuk bantu lawan Covid-19 saat isolasi mandiri penting diketahui. Karena, makanan-makanan ini dapat membantu meningkatkan imunitas yang mempercepat pemulihan. 

Saat melakukan isolasi mandiri di rumah, Anda harus tetap terhubung dengan penyedia layanan kesehatan yang dilakukan secara daring. Juga, Anda harus menjaga pola makan supaya cepat pulih dari Covid-19.

Melansir Healthline pada Selasa (8/2/2022), berikut adalah beberapa makanan yang baik untuk membentuk sistem imunitas tubuh sehingga Anda bisa cepat pulih dari Covid-19.

Buah sitrus

Rekomendasi Makanan untuk Bantu Lawan Covid-19 saat Isolasi Mandiri

(Rekomendasi Makanan untuk Bantu Lawan Covid-19 saat Isolasi Mandiri, Foto: Healthline)

Vitamin C dianggap meningkatkan produksi sel darah putih, yang merupakan kunci untuk melawan infeksi. Hampir semua buah jeruk mengandung vitamin C yang tinggi. Dengan variasi yang bisa dipilih, mudah untuk menambahkan perasan vitamin ini ke makanan apa pun.

BACA JUGA : Begini 6 Langkah dapat Pengobatan Gratis Covid-19 dari Kemenkes

Brokoli

Brokoli kaya akan vitamin dan mineral. Dikemas dengan vitamin A, C, dan E, serta serat dan banyak antioksidan lainnya, brokoli adalah salah satu sayuran paling sehat yang bisa Anda taruh di piring Anda.

Kunci untuk menjaga kekuatannya tetap utuh adalah memasaknya sesingkat mungkin, atau lebih baik lagi, tidak sama sekali. Penelitian telah menunjukkan bahwa mengukus adalah cara terbaik untuk menyimpan lebih banyak nutrisi dalam makanan.

Jahe

Rekomendasi Makanan untuk Bantu Lawan Covid-19 saat Isolasi Mandiri

(Rekomendasi Makanan untuk Bantu Lawan Covid-19 saat Isolasi Mandiri, Foto: Healthline)

Jahe dapat membantu mengurangi peradangan, yang dapat membantu mengurangi sakit tenggorokan dan penyakit radang. Jahe juga dapat membantu mengatasi mual. Meskipun digunakan dalam banyak makanan penutup yang manis, jahe memberikan rasa panas dalam bentuk gingerol, kerabat capsaicin. Jahe juga dapat mengurangi rasa sakit kronis dan bahkan mungkin memiliki sifat penurun kolesterol.

BACA JUGA : Dokter Reisa Ungkap 2 Syarat Pasien Covid-19 Boleh Lakukan Isoman

Yogurt

Cobalah untuk mendapatkan yogurt tawar daripada yogurt yang diberi rasa dan sarat dengan gula. Anda bisa mempermanis yogurt tawar sendiri dengan buah-buahan sehat dan sedikit madu.

Yogurt juga bisa menjadi sumber vitamin D yang bagus, jadi cobalah untuk memilih merek yang diperkaya dengan vitamin ini. Vitamin D membantu mengatur sistem kekebalan tubuh dan dianggap meningkatkan pertahanan alami tubuh kita terhadap penyakit.

Kacang almond

Kacang-kacangan, seperti almond, dikemas dengan vitamin dan juga memiliki lemak sehat. Orang dewasa hanya membutuhkan sekitar 15 mg vitamin E setiap hari. Porsi setengah cangkir almond, yaitu sekitar 46 almond utuh yang dikupas, menyediakan sekitar 100 persen dari jumlah harian yang direkomendasikan.

Bayam

Rekomendasi Makanan untuk Bantu Lawan Covid-19 saat Isolasi Mandiri

(Rekomendasi Makanan untuk Bantu Lawan Covid-19 saat Isolasi Mandiri, Foto: Cookpad)

Bayam tak hanya kaya akan vitamin C tetapi juga dikemas dengan banyak antioksidan dan beta karoten, yang keduanya dapat meningkatkan kemampuan melawan infeksi dari sistem kekebalan tubuh kita. Mirip dengan brokoli, bayam paling sehat jika dimasak sesedikit mungkin agar nutrisinya tetap terjaga.

Kerang

Kerang bukanlah yang terlintas dalam pikiran banyak orang yang mencoba meningkatkan sistem kekebalan mereka, tetapi beberapa jenis kerang mengandung seng. Seng tidak mendapatkan perhatian sebanyak vitamin dan mineral lainnya, tetapi tubuh kita membutuhkannya agar sel-sel kekebalan tubuh kita dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Varietas kerang yang tinggi seng meliputi:

- Tiram

- Kepiting

- Lobster

- Kerang

Ingatlah bahwa Anda tidak ingin memiliki lebih dari jumlah harian yang direkomendasikan seng dalam diet Anda, yakni 11 mg untuk pria dewasa, 8 mg untuk kebanyakan wanita dewasa. Terlalu banyak seng sebenarnya dapat menghambat fungsi sistem kekebalan tubuh.

Daging unggas

Saat Anda sakit dan ingin makan sup ayam, itu lebih dari sekadar efek plasebo yang membuat Anda merasa lebih baik. Sup dapat membantu menurunkan peradangan, yang dapat memperbaiki gejala pilek.

Unggas, seperti ayam dan kalkun, kaya akan vitamin B-6. Sekitar 3 ons kalkun ringan atau daging ayam mengandung hampir sepertiga dari jumlah B-6 yang direkomendasikan setiap hari. Vitamin B-6 adalah pemain penting dalam banyak reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh. Ini juga penting untuk pembentukan sel darah merah baru dan sehat.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement