Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pesawat Ternyata Bisa 'Kencing' di Udara Lho, Yuk Simak Penjelasannya

Wilda Fajriah , Jurnalis-Senin, 07 Februari 2022 |10:02 WIB
Pesawat Ternyata Bisa 'Kencing' di Udara Lho, Yuk Simak Penjelasannya
Ilustrasi (Foto: Saul Loeb/AFP/Getty Images)
A
A
A

MANAKALA Anda bepergian menggunakan pesawat terbang dan duduk persis dekat jendela mungkin Anda pernah melihat cairan berwarna putih menyembur keluar dari bagian belakang sayap pesawat.

Apakah pesawat itu sedang bermasalah? Atau Anda mungkin berpikir jika pesawat itu akan jatuh. Nah, jika Anda kebetulan melihat kondisi itu maka tak perlu panik.

Itu namanya pilot sedang melakukan prosedur standar yang disebut pembuangan bahan bakar avtur. Namun mereka rela menghabiskan bahan bakar yang harganya tentu tidak murah itu punya alasan tersendiri.

Jadi, merupakan hal lazim bagi maskapai untuk membuang bahan bakar saat sedang mengudara atau biasa disebut pesawat 'kencing'. Terlebih, pilot melakukannya dengan sengaja. Mulanya, ini memang terdengar seperti pemborosan luar biasa.

Infografis Pesawat

Ya, coba saja hitung sendiri. Boeing 737-300 berukuran sedang yang dirancang untuk penerbangan jarak dekat hingga sedang, menghabiskan dua setengah ton bahan bakar per jam penerbangan. Harga bahan bakar jet lebih dari USD600 (Rp8,6 juta) per ton.

Jadi, saat menumpangi pesawat tersebut, kamu membutuhkan USD1.500 (Rp21 juta) per jam penerbangan.

Lalu, mengapa pilot melakukannya? Melansir channel YouTube, SISI TERANG, pada situasi tertentu pembuangan bahan bakar jauh lebih murah dibandingkan alternatif lain. Kebanyakan pesawat harus berbobot lebih ringan ketika mendarat daripada saat lepas landas.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement