HARI Kanker Sedunia yang jatuh pada 4 Februari 2022 dijadikan momentum oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan tidak ada lagi kesenjangan pelayanan kesehatan di masyarakat. Sebab, masih ditemukan kasus pasien kanker meninggal dunia saat menunggu jadwal terapi.
"Di Indonesia timur, layanan radioterapi hanya ada di Surabaya. Ini menyebabkan antrean yang lama bagi pasien, bisa sampai 1-2 tahun, dan efeknya banyak pasien terlambat ditangani hingga akhirnya meninggal dunia," papar Maxi Rein Rondonuwu, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, dalam Webinar Hari Kanker Sedunia secara virtual, Rabu (2/2/2022).

Kondisi tersebut disadari betul oleh Kemenkes dan karena itu dipastikan masalah kesenjangan pelayanan kesehatan tersebut dapat dibenahi segera. "Kami masih punya 3 tahun lagi untuk bisa menangani masalah ini, sehingga layanan kesehatan bisa dirasakan merata di seluruh wilayah Indonesia," kata Maxi.
BACA JUGA : Penyebab Kanker Bisa Kambuh, Kontrol Seumur Hidup untuk Mencegah