AUSTRIA segera melonggarkan pembatasan terkait Covid-19 pekan ini. Hal itu dipastikan oleh Kanselir Karl Nehammer.
Pelonggaran tersebut memungkinkan toko dan restoran buka lebih lama dan mereka yang tak divaksin bisa bergerak lebih bebas.
Langkah itu diambil karena varian Omicron mengarah pada tingkat rawat inap yang menurun meskipun angka infeksi tinggi.
"Mulai 5 Februari, Austria akan memperpanjang jam buka maksimum yang diizinkan bagi restoran dan toko hingga tengah malam dan akan meningkatkan jumlah orang yang dapat berpartisipasi dalam berbagai acara menjadi 50 dari 25 orang," ungkapnya.
"Hal yang baik terlepas dari segalanya dalam situasi sulit ini - jumlah rumah sakit berada pada tingkat yang baik, tempat tidur perawatan intensif, saya pikir adil untuk mengatakan, berada pada tingkat yang sangat baik," kata Nehammer pada konferensi pers di Wina.

"Kami sekarang dalam posisi untuk meningkatkan prospek baru yang akan memungkinkan orang untuk bernapas," sambung Nehammer.
Sekadar informasi, kasus harian infeksi Covid-19 telah meningkat di Austria, didorong oleh varian Omicron yang sangat menular, dengan hampir 35.000 kasus baru dilaporkan pada Sabtu pekan lalu.
Namun, tekanan pada rumah sakit telah mereda, karena Omicron mengarah pada hasil yang tidak terlalu parah, dan gelombang Omicron saat ini diperkirakan akan mencapai puncaknya sekitar 7-9 Februari, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, Katharina Reich mengatakan pada konferensi pers yang sama.