Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Omicron Bisa Picu Kematian Bukan Vaksinasi Alami, Pakar: Tak Pernah Australia Semengerikan Ini

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Kamis, 20 Januari 2022 |14:42 WIB
Omicron Bisa Picu Kematian Bukan Vaksinasi Alami, Pakar: Tak Pernah Australia Semengerikan Ini
Ilustrasi (Foto : Aljazeera)
A
A
A

BEBERAPA informasi menyebutkan bahwa varian Omicron adalah bentuk vaksinasi alami. Sehingga tidak masalah apabila dibiarkan saja menyebar dan menginfeksi manusia. Hal tersebut karena infeksi Omicron ringan dan tidak mematikan namun menimbulkan kekebalan.

Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda'i menjelaskan dalam unggahan di akun Instagram pribadinya @dr.fajriaddai, Kamis (20/1/2022), bahwa pada kenyataannya Omicron juga banyak menyebabkan kematian.

Omicron

"Banyak kok kasusnya (Kematian). Bahkan di dunia ada sekira 7 ribuan perhari, perminggu ada 40 ribuan lebih," terang dr. Fajri dalam unggahan video singkatnya.

Ia menjelaskan bahwa memang tidak semua kematian akibat Covid-19 disebabkan oleh varian Omicron. Bisa jadi penyebab kematian akibat adanya gabungan antara varian Delta dengan Omicron. Meski demikian, kalau dibiarkan begitu saja, maka akan banyak korban yang meninggal juga.

Baca Juga : Gejala Omicron Hanya Berlangsung Selama 5 Hari

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement