Dengan kemampuan itu, pihaknya cukup yakin bahwa RT-LAMP ini dapat diaplikasikan di masyarakat dengan jangkauan yang lebih luas, sehingga dapat membantu program pemerintah dalam hal peningkatan kapasitas testing secara nasional.
"Kami juga yakin, dengan hasil deteksi Covid-19 pada RT-LAMP yang akurat, ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif dokumen persyaratan perjalanan," tambahnya.
Sementara itu, Agus Haryono, Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Teknik (OR IPT) BRIN, berharap dengan adanya RT-LAMP ini, masyarakat bisa memiliki referensi lain pengujian Covid-19. "Semoga alat ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di fasilitas kesehatan atau klinik," ungkapnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.