Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemenkes Jamin Vaksin Booster Tak Sebabkan Efek Merugikan dan Tingkatkan Antibodi

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Minggu, 16 Januari 2022 |19:00 WIB
Kemenkes Jamin Vaksin Booster Tak Sebabkan Efek Merugikan dan Tingkatkan Antibodi
Ilustrasi (Foto : Livescience)
A
A
A

PRESIDEN Jokowi resmi memulai suntik vaksin booster Covid-19 di Tanah Air pada Rabu 12 Januari 2022. Vaksinasi yang sifatnya gratis tersebut diprioritaskan untuk lanjut usia (lansia) dan kelompok rentan atau immunocompromised.

Senior Manager Strategic Delivery Unit Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Ririn Ramadhany mengatakan Kemenkes menemukan booster homolog dan heterolog berhasil meningkatkan titer antibodi seseorang. Selain itu terdapat beberapa hal positif lainnya dari vaksin booster.

Vaksin Booster

"Selain itu tidak ada reaksi merugikan yang signifikan dari keduanya, serta tidak ada perbedaan yang signifikan dari segi titer antibodi atau titer kelompok usia," ungkap Ririn, dalam 'Indonesian Congress Symposium on Combating Covid-19 Pandemic Without Boundaries', Minggu (16/1/2022).

Baca Juga : Mulai Vaksinasi Booster, Kemenkes Pastikan Jumlah Stok Vaksin Covid-19 Aman

Baca Juga : Mana Lebih Baik, Vaksinasi Booster Kurang atau Lebih dari 6 Bulan?

Ririn menambahkan neutralization assay (alat untuk mengukur keberadaan antibodi penetralisir fungsional dalam sampel serum) juga terus dalam proses pengembangan. Kondisi inilah yang menjadi suatu keterbatasan dari studi ini. Sebab penelitian ini hanya berfokus pada titer antibodi tidak pada sel T.

"Jadi ini adalah beberapa keterbatasan dari studi yang dilakukan. Oleh karena itu hasil dari neutralization assay saat ini masih belum dapat disimpulkan. Selain itu vaksin ini juga tidak hanya mentrigger P sel, melainkan juga T sel," tuntasnya.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement