Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sering Begadang, Ini Risiko Gangguan Tidur yang Perlu Diwaspadai

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Jum'at, 14 Januari 2022 |12:52 WIB
Sering Begadang, Ini Risiko Gangguan Tidur yang Perlu Diwaspadai
Susah tidur (Foto: The telegraph)
A
A
A

“Untuk mendapatkan tidur yang berkualitas, seseorang perlu memerhatikan dua hal, yaitu jam internal dan durasi terjaga. Jam internal mengontrol siklus tidur-bangun 24 jam melalui pengaruh cahaya dan melatonin,” terangnya belum lama ini.

Ia pun memberikan contoh, misalnya, pada malam hari (ketika tidak ada cahaya), tubuh memproduksi melatonin untuk membuat seseorang mengantuk, begitu juga sebaliknya. Sementara durasi terjaga memengaruhi otak dalam mengakumulasi zat yang menimbulkan rasa kantuk.

 Baca juga: Anak Susah Tidur saat Malam Hari, Mungkin Ini Penyebabnya

“Oleh sebab itu seseorang yang terjaga dalam waktu lama akan lebih mudah tertidur. Tidur terbaik adalah ketika kita dapat menyinkronkan durasi terjaga dengan jam internal,” tuntasnya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement