Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Begini Cara Pemerintah Mempercepat Vaksinasi Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Kamis, 30 Desember 2021 |15:38 WIB
Begini Cara Pemerintah Mempercepat Vaksinasi Covid-19
Vaksinasi Covid-19 (Foto: Freepik)
A
A
A

TREN kasus positif dan kasus kematian Covid-19 di Indonesia memang terus menurun. Namun angka vaksinasi Covid-19 di Tanah Air masih perlu digenjot oleh pemerintah daerah.

Berdasarkan data per 24 Desember 2021 dari vaksin.kemkes.go.id cakupan vaksinasi dosis lengkap di Tanah Air baru mencapai 52,93 persen dari target vaksinasi sebanyak 208. 265.720 orang

Selain itu masih ada 14 provinsi dengan cakupan vaksinasi dosis pertama di bawah 70 persen. Provinsi tersebut adalah: Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku, Aceh, Papua Barat, dan Papua.

Sementara itu tercatat baru ada empat provinsi di Indonesia dengan cakupan vaksinasi dosis kedua di atas 70 persen. Diantaranya adalah DKI Jakarta, Bali, DI Yogyakarta, dan Kepulauan Riau.

Merangkum dari laman Instagram resmi Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), @lawancovid19_id, Kamis (30/12/2021), saat ini pemerintah memberikan empat terobosan yang dapat ditiru daerah untuk meningkatkan angka vaksinasi Covid-19. Beberapa diantaranya yakni:

 Vaksinasi Covid-19

1. Vaksinasi berbasis banjar (Kampung)

-Dilakukan di Bali.

-Vaksinator tersebar di setiap banjar.

-Kepala banjar aktif mengundang yang belum divaksin.

-Tidak ada pengumpulan massa, sehingga mengurangi risiko penularan Covid-19.

2. Vaksinasi berbasis rukun warga (RW)

-Dilakukan di DKI Jakarta.

-Stok vaksin dibagi sekaligus dengan sarana prasarananya.

-Mobilisasi dilakukan tokoh-tokoh masyarakat di tingkat RW.

3. Vaksinasi terpusat

-Dilakukan di gelanggang olahraga (GOR) atau gedung tertentu.

-Peserta vaksinasi diundang ke lokasi tersebut.

-Bisa disertai hadiah atau doorprize.

-Rawan potensi kerumunan.

 Baca juga: Tak Ada Solusi Tunggal untuk Hentikan Covid-19, Mari Belajar dari 3 Negara Ini

4. Vaksinasi ‘jemput bola’

-Dilakukan secara mobile, dengan menggunakan kendaraan, truk lab, hingga kapal untuk daerah kepulauan.

-Vaksinator langsung datangi masyarakat yang akan divaksinasi.

-Mengutamakan lansia (lanjut usia).

(Dyah Ratna Meta Novia)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement