LEMBAGA Eijkman resmi bergabung dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), pada 1 September 2021. Namun, penyerahan jabatan baru dilakukan hari ini, Selasa (28/12/2021).
Ya, Eijkman kini dipimpin Plt. Dr. Wien Kusharyoto, yang sebelumnya adalah Kepala Laboratorium Rekayasa Genetika Terapan dan Protein desain LIPI, bukan lagi Profesor Amin Soebandrio. Nama lembaga tersebut pun berubah menjadi Pusat Riset Biologi Molekuler Eijkman BRIN.

Bergabungnya Eijkman ke dalam BRIN semakin menguatkan lembaga biologi molekuler ternama itu di bidang riset Tanah Air.
Karena sudah bergabung dengan BRIN, ada beberapa target yang diharapkan dapat dicapai Eijkman di 2022. Hal ini tidak jauh-jauh dari masalah Covid-19.
Seperti disampaikan Kepala BRIN Laksana Tri Handoko, ada beberapa target yang ditetapkan untuk Eijkman di 2022, salah satunya fokus menangani pandemi Covid-19.
“Target Eijkman di 2022 masih seputar Covid-19, yaitu mengembangkan vaksin dan alat deteksi. Selain itu, surveilans dengan whole genome sequencing juga akan diteruskan,” kata Handoko dalam acara Sarasehan: Arah Riset Biologi Molekuler di BRIN, di Auditorium Eijkman, Jakarta, Selasa (28/12/2021).