Dia mengatakan data tersebut diambil dari Afrika Selatan dan Aplikasi Zoe, yang menunjukkan bahwa gejala Omicron yang tidak biasa lainnya termasuk gangguan usus, dan mencret. “Ini salah satu gejala paling menarik. Sepertinya berbeda dari lainnya,” katanya kepada program Today BBC 4.
Sir Bell menambahkan, beberapa hal yang diketahui tentang Omicron adalah kemampuan menularnya. Meski demikian, sampai saat ini masih banyak hal yang masih gelap terkait dengan varian tersebut. "Kami tahu beberapa hal tentang varian ini, tapi banyak hal yang tidak kami ketahui," kata dia.
“Yang kami tahu, ini adalah varian yang sangat menular, dua atau tiga kali lebih menular seperti Delta, yang merupakan varian yang cukup menular. Salah satu alasan virus ini menyebar ke seluruh negeri dengan sangat cepat adalah karena sangat, sangat menular," tambahnya.
Namun, ketika berbicara tentang tingkat keparahan penyakit, Sir John mengatakan masih belum memiliki data dan mengatakan beberapa minggu ke depan akan menunjukkan seberapa parah varian tersebut di Inggris. “Hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah membuat orang yang belum divaksinasi, divaksinasi," tutur dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.