JAKARTA - Sebuah pulau kecil di Samudra Pasifik, Yap menggunakan cakram batu raksasa sebagai mata uang untuk bertransaksi.
Melansir NPR pada Sabtu (4/12/2021), cakram batu raksasa itu disebut rai dan digunakan sebagai simbol bentuk uang oleh penduduk pulau Yape selama ratusan tahun.
Baca Juga:
15 Tempat Wisata Populer di Madiun, Tak Boleh Dilewatkan
Geger, Vila Romawi Terkubur 1.700 Ditemukan di Lahan Pertanian
Untuk menentukan nominal yang terkandung di batu bisa dilihat dari dua faktor. Makin besar nilainya, maka makin besar ukuran dan cerita di balik pengangkutan batu.
Misalnya, jika batu tersebut berhasil diambil setelah mengorbankan banyak nyawa, maka nilainya bisa meroket. Tak tanggung-tanggung, harganya bisa dibelikan tanah hingga membayar mahar pernikahan.