Lebih lanjut, Siti Nadia menjelaskan bahwa window period ini cukup lama. Mulai dari 3 minggu, kurang dari sebulan bahkan sampai 3 bulan. Oleh sebab itu kalau melakukan perilaku berisiko dan di tes hasilnya negatif, maka ada baiknya untuk tidak bersenang hati dulu.
Baca juga: Infeksi HIV Global Turun 26%
"Karena bisa saja 3 bulan kemudian terdeteksi virus HIV di dalam tubuh. Permasalahannya bahwa HIV yang positif akan tampak seperti orang yang sehat tanpa gejala. Ini karena virusnya menyerang sistem kekebalan, sehingga belum muncul virusnya sampai kekebalan melemah," tambahnya.
Kondisi ini terus berlanjut hingga 5-10 tahun kalau seseorang tidak mengonsumsi obat antivirus atau ARV, maka penderita akan jatuh pada kondisi yang disebut sebagai AIDS.
(Dyah Ratna Meta Novia)