"Saya tidak menganggap ini sebuah polemik, tetapi ini kritik yang membangun serta narasi yang konstruktif dari masyarakat. Justru saya berterima kasih adanya perhatian yang besar untuk khazanah benda cagar budaya kita," kata Fauzi.
Ia menampung ide dan usulan masyarakat dalam pertemuan itu. Pada kesempatan itu dia berjanji akan melaksanakan dua solusi konkret untuk perawatan Kapal Kato. Dalam waktu dekat ini, dia dan staf Dinas Pariwisata Siak akan bergotong royong bersama masyarakat membersihkan Kapal Kato.
"Pemkab juga menganggarkan untuk pengecatan dan perawatan pada APBD Siak 2022. Kami berharap anggaran ini tidak dicoret. Pengusulan anggaran ini juga kami prioritaskan," pungkasnya.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.