PENANGANAN pandemi Covid-19 di Indonesia menunjukkan hasil yang semakin baik. Penambahan kasus positif harian tidak lagi sebanyak beberapa bulan lalu.
Pada Senin, 8 November 2021 kasus positif bertambah 244. Sehari sebelumnya 444 kasus. Jumlah kasus positif harian ini berada jauh di bawah rekor tertinggi sebanyak 56.757 kasus dalam sehari pada 15 Juli 2021. Sementara itu, kasus sembuh tercatat 1.283 orang. Sehingga total sebanyak 4.095.078 orang sembuh.
Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk tidak larut dalam euphoria berlebihan dan harus tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya lonjakan kasus terutama pada saat liburan panjang ketika mobilitas warga juga meningkat tajam.
Baca juga: Dengan Rp66.000! Sempurnakan Rencana Staycation di Hotel-Hotel Terbaik Bersama Mister Aladin
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengimbau masyarakat agar tidak terlena dalam menyikapi rendahnya kasus Covid-19 akhir-akhir ini. Pasalnya, kasus bisa saja kembali meningkat jika masyarakat lengah. Saat ini banyak negara mengalami lonjakan kasus.
Kasus Covid-19 di beberapa negara meningkat lantaran adanya relaksasi kegiatan tanpa diikuti protokol kesehatan yang disiplin dan ketat. Lengah terhadap prokes dapat menyebabkan terjadinya lonjakan kasus walaupun vaksinasi sudah gencar dilakukan.

Beberapa negara yang sedang mengalami lonjakan kasus, termasuk salah satu negara pemasok vaksin. Berikut ini data dari laman Instagram resmi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Bidang Perubahan Perilaku, @satgasperubahanperilaku, Rabu (3/11/2021) :
1. Inggris
Lonjakan kasus terjadi karena munculnya varian baru, yaitu Delta Plus atau AY.4.2 yang merupakan turunan dari varian Delta. Varian ini ditemukan di Inggris pada Juli 2021.
2. Rusia
Rendahnya tingkat vaksinasi dan masyarakat yang tidak percaya pada vaksin menyebabkan terjadinya lonjakan kasus di Rusia.
Baca juga: Buat Liburan Anda Selanjutnya Lebih Hemat hingga 66% bersama Mister Aladin!
3. Singapura
Lonjakan kasus di Singapura terjadi akibat penyebaran varian Delta, klaster aktivitas masyarakat (pusat perbelanjaan, tempat kerja, asrama, dan stasiun), serta lansia yang enggan untuk divaksin.
4. Vietnam
Klaster pasar dan industri sangat diwaspadai di Vietnam. Saat ini, kawasan industri di Kota Ho Chi Minh menjadi episentrum dalam penularan Covid-19.
Lonjakan kasus positif Covid-19 di Indonesia berpotensi terjadi pada saat liburan panjang di akhir tahun. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, tempat-tempat tujuan wisata harus diatur secara ketat.
"Pastikan tempat-tempat tujuan wisata dibuka terbatas pada periode Nataru dan telah membentuk Satgas protokol kesehatan 3M di fasilitas publik," kata Wiku, Kamis (4/11/2021).
"Pemerintah akan memperkuat vaksinasi dan protokol kesehatan. Karena itu, masyarakat diminta selalu mematuhi kebijakan pemerintah sebagai upaya untuk melindungi diri dan orang lain dari penularan Covid-19."
Anda dapat secara aktif mendukung langkah pemerintah dengan selalu disiplin dan ketat dalam menerapkan protokol kesehatan di mana pun berada. Protokol kesehatan ini merupakan perisai terbaik dalam menjamin Anda aman dari penularan Covid-19. Tidak hanya itu, prokes akan membantu Anda merasa lebih aman saat berada di luar rumah, termasuk saat staycation bersama keluarga tercinta.
Baca juga: Flash Sale Hotel 40% Hanya 2 Hari untuk Staycation Aman Anda
Bagi Anda yang ingin menikmati staycation yang lebih hemat, Anda dapat merencanakan staycation dari sekarang dengan memanfaatkan promo KOPER (Kepincut Promo November) dari Mister Aladin. Dengan promo ini, Anda dapat menikmati diskon hingga Rp100.000 untuk bebas menginap kapan saja di hotel mana pun.
“Saat ini, dalam merencanakan staycation bersama keluarga, konsumen setidaknya harus memperhatikan tiga hal penting ini. Yang pertama adalah protokol kesehatan yang harus dijalankan secara ketat di mana pun kita berada. Dengan disiplin mematuhi prokes, kita sekaligus mendukung langkah pemerintah dalam mencegah potensi lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia. Selanjutnya, yang kedua adalah pemilihan hotel untuk staycation yang telah memiliki sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability). Jadi, konsumen tidak perlu khawatir akan keamanan di hotel tempat menginap,” kata Nitha Sudewo selaku Chief Operating Officer Mister Aladin saat ditemui di Jakarta, Jumat (5/11/2021).
“Yang terakhir adalah kondisi budget jangan sampai over. Berbicara soal budget staycation, Mister Aladin adalah solusi terbaiknya. Mister Aladin menyediakan promo KOPER (Kepincut Promo November) bagi konsumen yang ingin merencanakan staycation bersama keluarga. Promo ini bersifat fleksibel bebas menginap kapan saja, jadi konsumen juga bisa pilih waktu yang mereka rasa aman dan tidak harus terburu-buru di masa liburan akhir tahun,” tutup Nitha.