Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sejarah Asal Muasal Bandara Heathrow London, Sempat Jadi Bandara Tersibuk di Eropa

Reza Arta Mevia , Jurnalis-Senin, 08 November 2021 |21:20 WIB
Sejarah Asal Muasal Bandara Heathrow London, Sempat Jadi Bandara Tersibuk di Eropa
Ilustrasi bandara (dok freepik)
A
A
A

Bandara Heathrow London, Inggris sempat mengalami beberapa pergantian nama.

Bandara Heathrow diketahui merupakan bandara utama yang melayani kota London, Britania Raya dan merupakan bandara tersibuk di negara tersebut.

Menurut The Guardian, Bandara Heathrow telah melayani 18,97 juta penumpang hingga akhir September 2020. Angka tersebut mengalami penurunan sebanyak 69 persen pada periode yang sama di 2019.

Posisi Bandara Heathrow sebagai bandara tersibuk di Eropa pada tahun 2020 lantas digantikan Bandara Charles de Gaulle, Prancis.

 Bandara

Baca Juga:

Sekilas Bandara Halim yang Akan Ditutup, Sempat Bernama Lapangan Terbang Cililitan

3 Spot Wisata Menarik dan Instagramable di Bali, Wajib Banget Kamu Kunjungi

Melansir The Sun pada Senin (8/11), area bandara ini dahulunya merupakan tanah yang diolah dan akhirnya digunakan untuk bercocok tanam di awal tahun 1800-an.

Pada pertengahan 1910-an, Fairey Aviation mulai membangun dan menguji pesawatnya dari fasilitas yang disebut Northolt Aerodrome.

Lokasinya sekitar enam mil di utara Bandara Heathrow saat ini.

Selama Perang Dunia I, Bandara Heathrow digunakan sebagai basis pelatihan untuk British Flying Corps.

Kemudian, penerbangan komersial pertama di atas pesawat pembom Lancaster yang diubah dengan nama 'Starlight' lepas landas ke Buenos Aries pada tanggal 1 Januari 1946.

Untuk sampai ke pesawat, penumpang berjalan di atas papan kayu yang ditinggikan untuk melindungi sepatu mereka dari lumpur

Lalu, bandara ini resmi berganti nama dari Bandara London menjadi Heathrow pada tahun 1966.

Pada tahun 1969, ia memiliki tiga terminal dan lebih dari lima juta penumpang setiap tahun yang bepergian ke seluruh penjuru dunia dengan menggunakan jet Boeing 707 dan Vickers VC10 baru.

Bandara Heathrow hampir mengalami perubahan nama lain di tahun 90-an, beberapa pihak ingin mengganti namanya menjadi Winston Churchill, namun demikian rencana itu tak pernah terealisasi.

(Kurniawati Hasjanah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement