Kegiatan ini juga mampu meningkatkan fungsi kognitif anak sehingga memaksimalkan kemampuan belajar mereka termasuk di masa pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Leny mengatakan, bergerak aktif akan membuat anak-anak semakin maksimal dalam belajar.
"Beraktivitas rutin teratur sesuai kaidah juga akan mencegah obeistas, menjaga berat badan ideal, mencegah depresi sehingga anak tetap ceria," kata dia.
Di masa pandemi ini, memasukkan unsur protokol kesehatan dalam berkegiatan fisik juga dimungkinkan. Menurut dokter spesialis kedokteran olahraga dari Universitas Indonesia, Dr. Ade Jeanne D.L. Tobing, Sp.K.O, pada prinsipnya kegiatan fisik untuk anak menyenangkan tetapi sesuai kaidah yakni pemanasan, latihan inti dan diakhiri pendinginan.
"Prinsip yang saya terapkan pada senam ini adalah bergerak bermain sehingga menyenangkan. Seperti bermain basket, skipping, melompat, berlari," kata Ade yang juga pengurus PDSKO itu.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.