"Setelah saya tenggelam di dalamnya, saya merasa seperti berada dalam (kamar tidur) di langit. Namun, hal tersebut tidak cukup untuk memberikan nilai 10 dari 10," tambahnya.
Liam menambahkan; "Awak kabin butuh lebih dari 10 menit untuk datang ke tempat duduk saya setelah saya menekan bel panggilan. Juga banyak penumpang kelas bisnis lainnya yang tidak mematuhi aturan mengenakan masker, dan awak kabin tidak berusaha untuk menegurnya.
Sementara, Kepala The Points Guy UK, Nicky Kelvin mendokumentasikan penerbangan kelas ekonomi Qatar Airways Boeing 777 dengan membayar 228 pound atau sekira Rp4,3 juta untuk nomor kursi 28K. Nicky konon memang sangat menyukai nomor kursi tersebut. Ia menyebut itu adalah kursi yang sangat nyaman dan luas untuk kelas ekonomi.
Baca juga: Cerita Putri Gus Dur Naik Pesawat Kelas Bisnis Ditegur Pramugari, Kok Bisa?

Bonus lainnya adalah kabin yang sangat kosong dan memungkinkannya untuk membuat 'kelas bisnis orang miskin'.
Ia juga mengakui bahwa menu makanannya lezat dan substansial, serta layanan dari awak yang sangat spesial, ramah dan cepat. Lantas apa kekurangannya?
"Hanya puding yang terlihat seperti kue keju dengan topping 'puding' ala Angel Delight, yang rasanya tidak enak," cetus Nicky.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.