SALAH satu penyebab asam lambung adalah kelainan lambung yang disebut hernia hiatus. Diafragma biasanya membantu menjaga asam di perut, tetapi jika memiliki hernia hiatus, asam dapat naik ke kerongkongan dan menyebabkan gejala penyakit asam lambung.
Pasalnya, ketika bagian atas perut bergerak di atas diafragma, otot yang memisahkan perut dari dada. Sebagaimana dilansir WebMD, Rabu (3/11/2021), ada beberapa faktor risiko yang menyebabkan penyakit asam lambung, di antaranya:
1. Makan dalam porsi besar atau langsung berbaring setelah makan.
2. Kelebihan berat badan atau obesitas.
3. Makan makanan berat dan berbaring telentang atau membungkuk.
4. Konsumsi makanan ringan (ngemil) menjelang tidur.
5. Konsumsi makanan tertentu, seperti jeruk, tomat, coklat, mint, bawang putih, bawang merah, atau makanan pedas atau berlemak.
6. Konsumsi minuman tertentu, seperti alkohol, minuman berkarbonasi, kopi, atau teh.
7. Merokok.
8. Sedang hamil.
9. Konsumsi aspirin, ibuprofen, pelemas otot tertentu, atau obat tekanan darah.

Selain itu seseorang yang mengalami penyakit asam lambung juga akan meresakan beberapa gejala. Gejala umum asam lambung yang seringkali terjadi adalah:
1. Mulas dengan rasa sakit atau tidak nyaman seperti rasa terbakar yang mungkin berpindah dari perut atau dada, atau bahkan naik ke tenggorokan.
2. Regurgitasi, rasa asam atau pahit yang masuk ke tenggorokan atau mulut.
3. Kembung
4. Kotoran berdarah atau hitam atau muntah darah
5. Disfagia atau sensasi makanan tersangkut di tenggorokan
6. Cegukan yang tak kunjung reda
7. Mual
8. Penurunan berat badan tanpa alasan yang diketahui
9. Mengi, batuk kering, suara serak, atau sakit tenggorokan kronis.