RUPANYA Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono yang akrab disapa SBY didagnonsis kanker prostat.
Hal ini diungkapkan Staf khusus SBY, Ossy Dermawan. Namun kanker prostat SBY masih tahap stadium awal.
Rencananya dalam waktu dekat SBY akan melakukan check-up dan treatment terhadap penyakitnya di luar negeri. Meski demikian, menurut tim dokter, kanker prostat yang dialami SBY masih dalam tahap atau stadium awal.

Merangkum dari Mayo Clinic, Selasa (2/11/2021), Kanker prostat adalah salah satu jenis kanker yang paling umum dialami pria. Banyak kanker prostat tumbuh lambat dan terbatas pada kelenjar prostat, dan mungkin tidak menyebabkan kerusakan serius.
Pada dasarnya kanker prostat mungkin tidak menimbulkan tanda atau gejala pada tahap awal. Namun, kanker prostat stadium lebih lanjut dapat menyebabkan tanda dan gejala yang beragam. Tentunya kanker prostat ini bisa dicegah sejak dini dengan beberapa cara, diantaranya:
1. Mengonsumsi makanan sehat yang penuh dengan buah-buahan dan sayuran
Buah dan sayuran mengandung banyak vitamin dan nutrisi yang dapat berkontribusi untuk kesehatan. Konsumsi makanan yang sehat dengan berbagai buah dan sayuran dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
2. Pilih makanan sehat ketimbang suplemen
Tidak ada penelitian yang menunjukkan bahwa suplemen berperan dalam mengurangi risiko kanker prostat. Oleh sebab itu pilihlah makanan yang kaya akan vitamin dan mineral sehingga dapat menjaga kadar vitamin yang sehat dalam tubuh.
3. Berolahraga setiap hari dalam seminggu
Olahraga meningkatkan kesehatan manusia secara keseluruhan. Kebiasaan ini dapat membantu seseorang mempertahankan berat badan dan meningkatkan suasana hati, alhasil cobalah untuk berolahraga hampir setiap hari dalam seminggu. Jika Anda baru berolahraga, mulailah dengan perlahan dan tingkatkan waktu olahraga hingga lebih banyak setiap hari.
4.Pertahankan berat badan yang ideal
Jika berat badan Anda saat ini ideal, berusahalah untuk mempertahankannya dengan memilih pola makan yang sehat dan berolahraga hampir setiap hari dalam seminggu. Jika seseorang perlu menurunkan berat badannya, tambahkan lebih banyak olahraga dan kurangi jumlah kalori yang diasup setiap hari.
5. Berkonsultasi dengan dokter tentang peningkatan risiko kanker prostat
Jika seseorang memiliki risiko kanker prostat yang sangat tinggi, maka dokter dapat mempertimbangkan obat-obatan atau perawatan lain untuk mengurangi risiko tersebut. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi inhibitor 5-alpha reductase, termasuk finasteride (Propecia, Proscar) dan dutasteride (Avodart), dapat mengurangi risiko kanker prostat secara keseluruhan.
Obat ini digunakan untuk mengontrol pembesaran kelenjar prostat dan rambut rontok. Namun, beberapa bukti menunjukkan bahwa orang yang menggunakan obat ini mungkin memiliki peningkatan risiko terkena bentuk kanker prostat yang lebih serius (kanker prostat tingkat tinggi).
(Dyah Ratna Meta Novia)