Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Cara Menjaga Kesehatan Mental Hadapi Era Baru Pasca-Pandemi

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Selasa, 02 November 2021 |09:42 WIB
3 Cara Menjaga Kesehatan Mental Hadapi Era Baru Pasca-Pandemi
Ilustrasi. (Foto: Timesofindia)
A
A
A

PANDEMI Covid-19 menimbulkan banyak dampak bagi kehidupan manusia. Tak hanya masalah keuangan, namun juga kesehatan mental.

Pandemi ini memberikan perubahan dari segi sosial, kebiasaan, hingga finansial. Di kehidupan sekarang, masyarakat menghadapi aturan baru dalam menjalankan hidup.

Psikolog Klinik Jennyfer MPSi mengatakan, secara psikologis, seseorang merasa mudah cemas sejak pandemi. Hal ini membuat aktivitas sehari-hari terganggu.

"Pandemi ini jadi membuat kita tidak fokus melakukan sesuatu, gak bisa ketemu teman jalan kesana-sini, sekolah daring kerja di rumah sampai akhirnya insomnia," ujarnya dalam webinar Mental Health Care for All: Let's Make It A Reality bersama GoodDoctor.

Pada akhirnya, dari segi waktu bisa berdampak dan jadi tergabggu. Mungkin Anda juga sudah membuat planning selama setahun, karena pandemi jadi tak tercapai.

Karena pandemi, gerak jadi lebih terbatas. Sekarang ini orang juga jadi lebih takut, lebih parno, apalagi anak-anak muda khawatir jadi carrier yg membuat Anda overthinking.

"Lalu pikiran jadi terganggu, kita jadi mudah cemas, kita jadi lebih give up. Sekarang di rumah, biasanya rumah jadi tempat istirahat, sekarang jadi tempat kerja atau belajar, kita gak ada jadwal dan hidup jadi gak balance," tuturnya.

Anda pun perlu memperbaiki diri agar tetap nyaman selama pandemi. Anda terus dihadapkan dengan adaptasi era baru yang sebelumnya tak pernah terjadi.

"Kita perlu menyadari segala perasaan yang sudah terjadi. Kita perlu mengontrol diri sendiri menghadapi kondisi baru, maka buatlah jadwal, ciptakan lingkungan yang kondusif dan self care," kata Jennyfer.

Berikut tiga hal yang bisa Anda terapkan agar tetap nyaman menghadapi pandemi demi menjaga kesehatan mental.

 

1. Ciptakan lingkungan yang kondusif

"Saat kerja maupun belajar, saya sangat tidak menganjurkan di kasur. Maka ciptakan lingkungan kondusif yang bisa mengurangi kecemasan," ujar Jennifer.

Carilah satu spot atau ruangan lain, boleh di kamar kosong, di ruang tamu atau di ruang makan. Lalu perhatikan juga suhu ruangan, enggak boleh kepanasan atau terlalu dingin. "Lalu perhatikan cahayanya, gak boleh terlalu terang atau remang."

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement