Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Akhirnya, Penasehat BPOM AS Izinkan Anak 5-11 Tahun Disuntik Vaksin Pfizer!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Rabu, 27 Oktober 2021 |13:00 WIB
Akhirnya, Penasehat BPOM AS Izinkan Anak 5-11 Tahun Disuntik Vaksin Pfizer!
Ilustrasi (Foto : Timesofindia)
A
A
A

Para peneliti mengamati tidak ada kasus miokarditis dalam studi anak-anak kecil yang diajukan Pfizer ke FDA. Tetapi Dr. Leslie Ball, seorang petugas medis di FDA, mengatakan penelitian yang mencari otorisasi penggunaan darurat tidak cukup besar untuk mengambil efek samping yang tidak biasa seperti miokarditis.

Ball menerangkan, secara keseluruhan, insiden efek samping serius yang dilaporkan dalam penelitian Pfizer kurang dari 2 per 1.000 dan semuanya ditemukan tidak terkait dengan vaksin.

"Efek samping yang kurang serius terjadi lebih sering, termasuk pembengkakan kelenjar getah bening pada beberapa anak dan gejala seperti nyeri di tempat suntikan, kelelahan, serta sakit kepala," katanya.

Vaksin Pfizer

Lebih lanjut, Amanda Cohn, seorang dokter dan petugas medis di CDC dan juga anggota voting komite FDA, mengatakan bahwa jumlah anak dalam studi Pfizer serupa dengan jumlah yang telah digunakan untuk menyetujui vaksin anak lainnya. "Saya tidak ingin meminimalkan risiko," kata Cohn kepada komite selama debat. "Saat ini, berdasarkan totalitas bukti, manfaatnya lebih besar daripada risikonya," katanya.

"Kami memiliki sistem keamanan yang luar biasa untuk memantau potensi miokarditis pada kelompok usia ini dan kami dapat merespons dengan cepat," tambahnya. "Bagi saya, kami tidak ingin anak-anak meninggal karena Covid-19, meskipun jumlah kasus pada anak-anak jauh lebih sedikit daripada orang dewasa, dan kami juga tidak ingin mereka di ICU," tambah dr Cohn.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement