Jika anak mendapat mengikuti banyak pelatihan dengan menunjukkan keterampilan, kata Katheryn, mereka dengan mudahnya mengidentifikasi solusi untuk mengatasi masalah yang didapatkan.
Sementara itu, dikatakan Amanda Simandjuntak dari Yayasan Daya Kreasi Anak Bangsa (Markoding), meski anak menghadapi tantangan selama pandemi, bukan berarti orangtua tak melatih keterampilannya. Mereka juga harus dituntut berpikir kritis di masa ini.
"Mereka pun bisa menunjukkan ketangguhan dan ketekunan secara konsisten, dan sebagai hasilnya, mereka kini telah berhasil menyelesaikan pelatihan digital mereka,” kata Amanda.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.