Pada 6 Oktober 2021 Himpsi Jaya menyelenggarakan webinar yang berjudul "Menata Hati Caregiver", dengan nara sumber Dra. Dharmayati Utoyo Lubis, MA., PhD, Psikolog yang menyampaikan bahwa siapa saja dapat menjadi caregiver, karena ini bukan tentang hanya merawat orang yang sudah tua, tetapi suami, istri, bahkan anak. Meski begitu, sekitar 70 persen caregiver rentan memiliki penyakit yang berbahaya karena lupa memberi perhatian terhadap diri sendiri. Maka penting untuk menata hati caregiver agar tetap sehat secara fisik maupun psikis.
Salah satu caranya dengan berkomunikasi, me time ketika menyadari bahwa diri sudah lelah atau bahkan mengalami burn out, dan mencari support system dan juga memberikan perkataan positif kepada diri sendiri bahwa sudah berhasil menjadi caregiver .
Pada 9 Oktober 2021 juga berlangsung webinar bertajuk "Solidaritas Sosial dalam Kebhinekaan; Ekspresi Kesehatan Mental Masyarakat Indonesia". Dr. Eko Aditya Meinarno menyampaikan bahwa wujud tingkah laku solidaritas sosial adalah gotong royong.
Kedermawanan tidak secara tiba-tiba muncul tetapi didasari oleh latihan sosial yang membuat kita jadi membantu orang lain. Namun tantangan saat ini adalah kedermawanan hanya untuk kelompok sendiri dan bukan untuk sesama manusia secara keseluruhan. Jadi masih ada pemisah antara Kami dan Kita yang menjadi tugas kita bersama untuk meleburkan menjadi kekitaan.
Alisa Wahid mengatakan perlunya memperkuat nilai toleransi dengan mengakui adanya perbedaan dan bisa menerima itu. Alisa juga menekankan bahwa kematangan diri menjadi syarat utama mengatasi adanya kebhinekaan.
Denny JA, Ph.D menyampaikan kutipan dari Ibrahim Hooper bahwa tindakan nyata menjadi lebih penting dari sekedar kata-kata dan lebih memberikan solusi. Saat ini situasi pandemi mempengaruhi kesehatan mental seseorang karena menimbulkan rasa terisolasi, kesepian, dan tekanan ekonomi, perlu juga dipertimbangkan adanya menteri urusan kesepian, untuk menjaga kesehatan mental masyarakat (Denny JA, 2021).
Sebagai puncak acara Festival Solidaritas Sosial pada 10 Oktober 2021 yang dilaksanakan secara hibrid, keynote speaker Bpk. Hartono Laras, Kepala Badan Pendidikan Penelitian dan Penyuluhan Sosial Kementerian Sosial yang mewakili Mentri Sosial Dr. (H.C.)