Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Bedakan Kelelahan Akibat Long Covid-19 dengan Sakit Jantung

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 27 September 2021 |13:00 WIB
Cara Bedakan Kelelahan Akibat Long Covid-19 dengan Sakit Jantung
Ilustrasi (Foto : Timesofindia)
A
A
A

PASIEN Covid-19 kerap mengalami 'Long Covid-19' pasca-sembuh dari penyakit infeksi yang disebabkan virus SARS-CoV2. Salah satu gejala yang mudah dikenali adalah keletihan.

Ya, mereka yang mengalami Long Covid-19 setelah sembuh dari Covid-19 banyak sekali yang mengeluhkan mudah capek atau kelelahan. Kondisi ini biasa terjadi pada 1 atau 2 bulan usai dinyatakan sembuh.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr Isman Firdaus, Sp.JP (K) menerangkan bahwa keletihan akibat Long Covid-19 kerap juga disangka sebagai penyakit jantung oleh masyarakat. Padahal, ada pembeda yang cukup jelas di antara dua masalah kesehatan tersebut.

Kelelahan

Baca Juga : 3 Hoaks Penyakit Jantung Paling Sesat, Termasuk Percaya Kalung dan Gelang Kesehatan!

Bagaimana cara membedakan gejala Long Covid-19 dengan sakit jantung?

Pada gejala mudah capek yang dialami pasien Long Covid-19 dan penyakit jantung, ini biasanya dipantau 1 hingga 2 bulan pasca sembuh dari Covid-19. Hal tersebut untuk memperjelas observasi dokter dan penegakkan diagnosis.

"Kami tunggu 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, biasanya 1-2 bulan sudah membaik. Jadi kadang si pasien mengeluhkan mudah capek, naik tangga mudah capek, dikira sakit jantung, padahal itu Long Covid-19," paparnya di webinar Kementerian Kesehatan, Senin (27/9/2021).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement