USIA anak prasekolah merupakan periode sensitif dan kritis bagi perkembangan si buah hati. Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting dalam mengoptimalkan pendidikan kepada anaknya. Salah satunya dengan metode bercerita (mendongeng).
"Mendongeng dapat mengembangkan koordinasi otot dan mengoptimalkan indra sensoris sang anak, misalnya dengan mengajak anak melompat, berdiri, atau memperagakan aktivitas tokohnya dalam mendongeng," ujar Dra. Ratih Ibrahim, M. M., Psikolog Klinis.
Ia juga menyebutkan membacakan dongeng memiliki banyak manfaat bagi anak Anda, di antaranya:

1. Meningkatkan kemampuan berbahasa
Saat dibacakan cerita, sang buah hati akan mendengar beragam kosakata, istilah, struktur kalimat, ungkapan, serta peribahasa yang kita ucapkan. Terkadang ada beberapa kata di dalam cerita yang belum dia kenal. Saat itulah Bunda bisa menjelaskan arti dan penggunaan kata baru sehingga terjadi peningkatan kemampuan dalam berbahasanya.
2. Meningkatkan kemampuan mendengar
Ketika mendengar cerita yang menarik, perhatian si Kecil akan fokus tertuju pada cerita. Saat mendengarkan, ia dapat belajar bagaimana sebuah kata diucapkan. Bila aktivitas mendengar cerita itu menjadi sebuah kebiasaan, dia juga bakal belajar berkonsentrasi dan melatih kemampuan logikanya.
3. Meningkatkan kemampuan komunikasi verbal
Cerita yang menarik pada dongeng dapat memancing si Kecil untuk membahasnya. Nah, dialog yang terjadi antara si Kecil dan Bunda bisa menjadi pengalamannya dalam berkomunikasi verbal. Hingga dari pengalaman tersebut, dia akan belajar bagaimana bertanya, menanggapi, atau mengungkapkan pendapat.
4. Meningkatkan kemampuan memecahkan masalah
Semakin banyak cerita yang didengar, bertambah kaya pula pengetahuan si Kecil. Cerita yang Bunda tuturkan bisa membuatnya belajar berbagai kejadian, memahami karakter tokoh, dan juga mengerti sebab akibat.
Hal ini dapat memperluas pengetahuan dan mempertajam logikanya hingga dia pun dapat mengatasi masalahnya sendiri sesuai dengan usianya.
5. Menambah daya imajinasi
Saat mendongeng, imajinasi si Kecil akan berjalan sesuai dengan jalan cerita. Imajinasi itu pula yang nantinya dapat menumbuhkan jiwa petualang dan mendorongnya untuk memandang dunia sebagai tempat yang mengasyikan. Pengembangan daya imajinasi ini juga penting sebagai dasar pengembangan kreativitasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)