Saat suatu hubungan tidak lagi terasa nyaman, tidak semua orang juga bisa dengan mudah mengucapkan kata-kata perpisahan. Hingga akhirnya, ghosting atau silent treatment pun menjadi pilihan yang untuk memutuskan hubungan tanpa harus berdebat dan menjelaskan alasan kepergiannya.
4. Merasa tidak ada ikatan
Sebagian orang menganggap bahwa dirinya tidak terikat komitmen apa pun dalam suatu hubungan, terutama hubungan pertemanan atau hubungan percintaan yang belum lama dijalaninya. Pada saat itu, pelaku ghosting menganggap bahwa hubungannya dengan orang yang ditinggalkan tidak saling terikat dan tidak bergantung satu sama lain. Sehingga pelaku ghosting merasa tidak masalah untuk tiba-tiba memutuskan komunikasi dan menghilang.
5. Ingin melindungi diri sendiri
Hubungan yang tidak sehat bisa berdampak negatif dalam kehidupan seseorang. Melakukan ghosting kadang dianggap sebagai jalan keluar untuk melindungi diri dari hubungan yang toksik (toxic relationship).
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.