Rasa cemburu dalam sepasang kekasih sebenarnya merupakan reaksi yang normal sebagai salah satu bentuk kepedulian. Namun, hubungan akan menjadi toxic jika rasa cemburu ini berlebihan bahkan membuat pasangan melakukan hal yang ekstrem, seperti menyita handphone dan mengecek handphonemu bahkan melabrak orang yang dicemburui.
Hubungan juga dikatakan toxic saat pasangan sudah terlalu posesif. Dia selalu ingin tahu tentang gerak-gerikmu dan memantau segala kegiatan sehari-harimu. Ia juga marah jika kamu tidak segera menjawab pesan singkatnya.
2. Selalu dikontrol oleh pasangan
Tanda yang paling terlihat jelas dari toxic relationship adalah salah satu pihak selalu mengontrol pihak lainnya. Sebagai contoh, pasanganmu akan memaksakan kehendaknya terhadap hidup yang kamu jalani.
Jadi, apa pun yang kamu lakukan semuanya harus berdasarkan perintah ataupun persetujuan dari dia. Padahal mungkin hal itu tidak sejalan dengan keinginanmu. Selain itu, orang yang toxic juga bisa memberikan silent treatment untuk mengontrol emosi pasangannya.
Dia juga akan mengutarakan kalimat yang membuat kamu harus menuruti kemauannya, misalnya “Aku bersikap seperti ini karena aku sayang sama kamu.” Jika kamu tidak menurutinya, dia bisa saja menuding kamu tidak menyayanginya. Hal ini membuatmu terpaksa mengikuti keinginannya.