SEDIKITNYA ada 10 pelabuhan terbesar di Indonesia. Pelabuhan-pelabuhan tersebut menjadi pintu masuk orang dan barang-barang. Aktivitasnya selalu sibuk.
Sebagai negara kepulauan dan poros maritim dunia, Indonesia memiliki banyak pelabuhan, baik kecil maupun besar, sebagai tempat persinggahan kapal-kapal. Pelabuhan berperan penting sebagai pintu masuk orang dan logistik.
Pelabuhan juga memiliki peran yang penting baik dalam perdagangan maupun industri. Terdapat banyak pelabuhan yang telah resmi beropeasi dan akan rampung sebagai tol laut. Hal ini guna memenuhi kebutuhan logistik maupun transportasi antarpulau.
Baca juga: PPKM Jawa-Bali, Banjarmasin Perketat Pintu Masuk Pelabuhan
Lantas dari sekian banyaknya pelabuhan di Indonesia, berikut 10 pelabuhan terbesar di Indonesia.
1. Pelabuhan Tanjung Priok
Berada di utara Jakarta, Pelabuhan Tanjung Priok merupakan pelabuhan paling sibuk di Indonesia. Tak hanya itu, Pelabuhan Tanjung Priok juga termasuk salah satu pelabuhan terbesar di Asia Tenggara lho.

10 pelabuhan terbesar di Indonesia, salah satunya Pelabuhan Tanjung Priok (Antara)
Di Pelabuhan Tanjung Priok padat oleh berbagai kegiatan, mulai dari aktivitas bongkar muat peti kemas, mengangkut dan menurunkan barang dari berbagai pulau dan negeri, hingga kegiatan mengangkut dan menurunkan penumpang kapal.
Pada mulanya, Pelabuhan Tanjung Priok dibangun karena adanya pengendapan lumpur di muara Ciliwung pada tahun 1960. Pelabuhan ini dibangun pada akhir abad ke-19, peninggalan pemerintah Hindia Belanda saat itu.
2. Pelabuhan Merak
Memiliki letak yang strategis, Pelabuhan Merak menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera yang dipisahkan oleh Selat Sunda. Berada di Cilegon, Banten, Pelabuhan Merak menjadi pintu gerbang kapal-kapal feri yang melintas dari Merak ke Pelabuhan Bakauheni di Lampung.

10 pelabuhan terbesar di Indonesia, termasuk Pelabuhan Merak (Dok Okezone.com)
3. Pelabuhan Tanjung Perak
Terletak di Surabaya, Jawa Timur, Pelabuhan Tanjung Perak menjadi pelabuhan kedua teramai di Indonesia setelah Pelabuhan Tanjung Priok. Awal pembangunan pelabuhan ini dimulai pada tahun 1910.
Di samping itu, nama Tanjung Perak berasal dari kata Hujunggaluh. Kemudian pada masa pemerintahan Hindia Belanda, Hujunggaluh berubah menjadi Hujungperak dan barulah namanya menjadi Tanjung Perak seperti saat ini.
Baca juga: Jakarta, Medan dan Bali Dipromosikan Sebagai Destinasi Wisata Kesehatan
Pelabuhan Tanjung Perak ramai oleh berbagai kegiatan. Di pelabuhan ini juga terdapat wisata North Quay dengan pemandangan laut dari rooftop bagi pengunjung. Ada pula aneka kuliner yang tersedia.
4. Pelabuhan Bakauheni
Salah satu pelabuhan yang padat akan berbagai kegiatan, Pelabuhan Bakauheni berada di Lampung Selatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Di pelabuhan ini dipadati oleh ratusan kapal feri yang berlayar setiap harinya.
Kapal-kapal yang ada di Pelabuhan Bakauheni umumnya melayani penumpang yang hendak menyeberang baik antarkota maupun antarprovinsi. Jasa penyeberangan ini biasanya mengangkut truk-truk, bus penumpang, barang, dan kendaraan pribadi.