Desa ini juga menghadirkan wisata agro yang mampu menjadi daya tarik wisata, yaitu kampung alpukat, di mana para pengunjung mendapatkan pengalaman untuk memetik buah alpukat.
Selain itu, desa wisata ini memiliki Museum Betawi yang sudah tersertifikasi 'Indonesia Care' berbasis CHSE.
Nah, tak hanya itu saja, penerapan protokol kesehatan di kawasan ini pun sudah sangat baik, terlihat dari tersedianya tempat cuci tangan serta hand sanitizer, sign untuk jaga jarak, dan dilakukannya disinfektan secara berkala.
(Foto: Instagram/@abnon.selatan)
Hal inilah yang kemudian menjadikan Desa Wisata Perkampungan Budaya Betawi sebagai salah satu desa wisata yang paling lengkap, menarik serta menjadi pilihan bagi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
Sementara itu, Menparekraf Sandiaga Uno berharap, destinasi wisata budaya Betawi yaitu Setu Babakan ini dapat bermanfaat dan berdampak baik terhadap warga sekitarnya.
"Tentu harapannya, dampak dari pada desa ini bisa dirasakan oleh masyarakat secara langsung," kata Sandiaga.
(Rizka Diputra)