Banyak aspirasi yang disampaikan dalam dialog itu, namun yang menarik salah satunya mengenai pemanfaatan bagian dalam objek wisata sejarah Benteng Kuto Besak (BKB) yang dikuasai pihak Kodam II Sriwijaya.
Sejumlah budayawan dan tokoh masyarakat di Kota Palembang, meminta Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar memperjuangkan pengembangan kota pusaka Palembang.
Budayawan Sumsel, Vebri Al Lintani saat memberikan masukan kepada Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) sejak ditetapkan Palembang menjadi anggota Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) pada 2013, sudah ada penyusunan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) Kota Pusaka kawasan Benteng Kuto Besak, dan sekitarnya seperti kawasan Sekanak dan Pasar 16 Ilir.
Namun hingga kini belum ada tanda-tanda realisasi pembebasan area dalam kawasan BKB sesuai dengan RTBL Kota Pusaka, kata Vebri.
Sementara Muhaimin Iskandar pada kesempatan dialog virtual itu dari Jakarta mengatakan dia telah mendengar semua aspirasi masyarakat termasuk aspirasi budayawan mengenai pengembangan objek wisata BKB.
Kendala pemanfaatan kawasan BKB sebagai tempat wisata dan pertunjukan seni budaya karena sebagai aset Kodam II Sriwijaya akan diupayakan kemungkinan tukar guling dengan melakukan pembicaraan bersama pimpinan TNI di Jakarta.
Selain itu juga akan mengupayakan dukungan dana pembangunannya dari APBN, sehingga program
pengembangan kota pusaka di Palembang bisa berjalan sesuai harapan masyarakat.
Melalui perjuangan Sultan SMB IV dan dukungan politik dari politikus Sumsel dan pusat diharapkan BKB nantinya tidak hanya bisa dijadikan pajangan dan spot menarik untuk berfoto, tetapi di dalamnya dimanfaatkan sebagai tempat edukasi sejarah, serta pertunjukan seni budaya.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.