AIR kelapa adalah minuman sehat dengan cita rasa lezat, menyegarkan, dan bisa membantu mengatasi kekurangan cairan di dalam tubuh. Tapi, bukan berarti seluruh kebutuhan tubuh boleh didapat hanya dari air kelapa.
Pakar farmakologi dari Universitas Indonesia (UI) Profesor Dr dr Purwantyastuti MSc SpFK mengingatkan minum air kelapa secukupnya supaya tubuh tidak kelebihan kalium.
Baca juga: Epidemiolog Ungkap Kapan Bisa Terjadinya Hiperendemi Covid-19?
"Sebenarnya tidak ada cara meminum secara khusus, tetapi mesti diingat bahwa meskipun berfungsi mengatasi dehidrasi, sebaiknya jangan sampai air kelapa digunakan untuk memenuhi seluruh kebutuhan air dalam sehari (8–10 gelas)," papar Prof Tuti, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (28/8/2021).

Jika diminum setiap hari sebaiknya dibatasi secukupnya saja, seperti 1–2 gelas. Sebab, kandungan kalium dapat menjadi masalah bila total kalium di dalam tubuh kadarnya terlalu tinggi karena zat ini akan didapat juga dari makanan. Kalium yang terlalu tinggi dapat mengganggu fungsi jantung.
"Namun jangan khawatir, selama diminum tidak berlebihan, air kelapa tidak akan menimbulkan masalah kesehatan," jelasnya.
Baca juga: Grand Final MasterChef Indonesia Kedatangan Sandiaga Uno, Jesselyn dan Nadya Makin Tegang
Khasiat utama air kepala adalah mengatasi dehidrasi atau kekurangan cairan di dalam tubuh. Tubuh yang kekurangan cairan dengan sendirinya menjadi tidak sehat. Kekurangan cairan otomatis akan menimbulkan masalah pada reaksi-reaksi kimia di semua sistem tubuh, termasuk sistem imun.
"Rasanya yang lezat dan menyegarkan, membuat air kelapa mudah diminum orang yang sedang sakit, otomatis cairan tubuhnya kembali dan mendorong pemulihannya. Hal ini mungkin yang menyebabkan orang menghubungkan air kelapa dengan kekebalan tubuh," ungkap Prof Tuti.