PARA pelaku usaha sektor pariwisata di Kota Batu, Jawa Timur, menyatakan siap untuk menerapkan protokol Cleanliness, Health, Safety, and Environtment Sustainability (CHSE), jika diizinkan dibuka di tengah masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarkat (PPKM).
Direktur Utama Taman Rekreasi Selecta Kota Batu, Sujud Hariadi mengatakan, pihaknya siap untuk menerapkan protokol CHSE yang merupakan standard dari Kementerian Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
"Kami akan menerapkan CHSE dan CHSE tersebut merupakan standard yang sudah terukur. Sehingga, kami rasa, sektor pariwisata layak untuk diperbolehkan beroperasi," ujarnya.
Sebagai informasi, CHSE merupakan standard yang diberikan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berbasis kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan (CHSE) untuk para pelaku pariwisata.
Baca juga: Pendapatan Nihil, Ribuan Pekerja Tempat Wisata di Kota Batu Terancam PHK
Sujud menjelaskan, destinasi wisata yang ada di wilayah Kota Batu, berharap agar pemerintah bisa memberikan izin untuk beroperasi agar sektor perekonomian juga ikut menggeliat. Pihaknya menjamin, para pelaku wisata di Kota Batu akan disiplin menerapkan protokol CHSE.
"Destinasi wisata sudah ada protokol CHSE. Kami siap," katanya.
Menurutnya, para pelaku usaha sektor pariwisata termasuk karyawan yang ada di wilayah Kota Batu, saat ini juga telah mendapatkan vaksinasi Covid-19. Sehingga, ia sangat berharap pemerintah bisa memberikan kelonggaran agar sektor wisata kembali dibuka.
Dirinya memastikan penerapan protokol kesehatan penanganan Covid-19, khususnya di Taman Rekreasi Selecta bisa diterapkan dengan baik. Hal itu mengingat destinasi wisata tersebut berada di areal seluar kurang lebih sepuluh hektare, dan berada di ruang terbuka.