Selain itu, Prof Amin juga menegaskan bahwa saat ini masih banyak masyarakat yang salah kaprah dengan prosedur testing Covid-19. Tak sedikit masyarakat yang mengaku sudah menjalani tes Covid-19, namun ternyata tes tersebut sudah dilakukan denga jeda waktu yang lama.
“Penting diketahui bahwa testing tersebut tidak berlaku seumur hidup. Jadi bukan berarti di cek sekali, kita bisa menyatakan bahwa sudah di tes. Padahal tesnya dilakukan pada tahun lalu. Ini tentu tidak memecahkan masalah, sebab hari ini di tes negatif, namun besoknya seseorang masih bisa tertular Covid-19,” lanjutnya.
Prof Amin berharap agar masyarakat bisa segera memahami mengapa seseorang harus melakukan tes ini secara berkala. Sebab virus Covid-19 ini ada di lingkungan manusia, sayangnya masyarakat tidak tahu ada di mana mereka (virus Covid-19) dan kapan akan menyebar.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.