DI tengah pandemi Covid-19, Vitamin D menjadi salah satu yang paling diburu masyarakat. Vitamin D dipercaya sebagai suplemen kesehatan, yang dapat diperoleh secara gratis melalui asupan makanan dan cukup sinar matahari.
Sebagaimana diketahui, vitamin D berperan dalam membantu memelihara daya tahan tubuh. Selain diperoleh secara alami, vitamin D juga tersedia sebagai suplemen kesehatan dan obat.

Merangkum dari laman resmi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) @bpom_ri, Senin (23/8/2021), penggunaan dosis 1000 IU ditujukan untuk meningkatkan kadar vitamin D secara cepat dalam tubuh karena mengalami kondisi tertentu.
Selain itu kebutuhan harian vitamin D berdasarkan angka kecukupan gizi (AKG). Oleh sebab itu masyarakat diimbau untuk tidak sembarangan dalam mengonsumsi vitamin D dalam jumlah dosis tertentu. Sebab, usia 10-64 tahun sebesar 600 IU per hari. Sementara usia >64 tahun sebesar 800 IU per hari.