DI masa Pandemi Covid-19 ini memang kita lebih peka dalam menjaga kebersihan. Bahkan setelah berada di tempat yang ramai, kita cenderung langsung mencuci baju dan celana.
Tetapi seberapa sering Anda mencuci handuk? Anda mungkin tidak ingat, lantaran handuk memang biasa dipakai berulang-ulang. Tapi yang oerlu dipahami adalah, handuk juga memiliki banyak latogen penyebab penyakit loh
Pakar dermatologi dari Riverchase Dermatology, Stacy Chimento seperti dikutip dari Livestrong, merekomendasikan Anda mencucinya setelah tiga hingga empat kali penggunaan atau minimal seminggu sekali.
Tetapi bila Anda mandi di gym dan mengemas handuk basah Anda di tas olahraga (yang merupakan tempat berkembang biaknya bakteri dan kuman lainnya), maka gunakan handuk baru setiap hari, menurut Cleveland Clinic.
Handuk tangan dan waslap bahkan harus dicuci lebih sering daripada handuk untuk mandi karena lebih sering digunakan. Sebuah studi pada September 2014 dalam Food Protection Trends menemukan bakteri pada 89 persen handuk tangan yang digunakan untuk mengeringkan piring, tangan, dan permukaan lain di dapur.

Kemudian, handuk tangan yang tergantung di kamar mandi mungkin mengandung bakteri lebih dari itu. Menurut studi, ini karena orang membiarkan tutup toilet terbuka saat menyiram, menyebabkan patogen (jahat) menyebar ke udara dan menempel di handuk Anda.
Alih-alih menggantung handuk Anda di pengait, sebaiknya jemurlah secara merata untuk membantu mengeringkannya secara menyeluruh di antara penggunaan. Semakin cepat mengering, semakin kecil kemungkinannya untuk mengumpulkan kuman di handuk Anda, menurut Cleveland Clinic.
Lalu, apa yang terjadi apabila Anda tidak mencuci handuk rutin? Pertama, risiko terkena infeksi kulit. Handuk yang lembap dan kotor dapat mengandung bakteri dan jamur yang dapat menyebarkan masalah kesehatan seperti gatal-gatal atau kutil.
Apabila Anda menderita salah satu dari infeksi kulit ini, gunakanlah handuk steril untuk memastikan bakteri tidak berpindah ke bagian lain dari tubuh.
Masalah kedua yakni ruam merah yang kering, gatal, dan merah. Ini pertanda Anda sudah waktunya untuk mencuci handuk Anda. Jamur, virus, dan bakteri dapat berkembang biak di tempat lembap seperti handuk basah dan memperparah kondisi kulit Anda.