Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

1.200 Singa Dibunuh, Afrika Terancam Tak Lagi Jadi Tujuan Wisata Pencinta Hewan

Aliefa Khaerunnisa Salsabila , Jurnalis-Kamis, 12 Agustus 2021 |09:01 WIB
1.200 Singa Dibunuh, Afrika Terancam Tak Lagi Jadi Tujuan Wisata Pencinta Hewan
Singa jantan (Reuters)
A
A
A

POPULASI singa liar di Afrika telah berkurang pada tingkat yang mengkhawatirkan dalam beberapa tahun terakhir, karena maraknya pembunuhan, perburuan dan perdagangan satwa liar secara global. Dalam 25 tahun ini, populasi singa Afrika turun drastis.

"Banyak singa terbunuh di Afrika karena hilangnya habitat dan fragmentasi lahan, perdagangan satwa liar, perburuan daging semak, dan konflik manusia yang terus mengancam singa," kata Edith Kabesiime, Manajer Kampanye Satwa Liar dari Perlindungan Hewan Dunia dalam rangka memperingati Hari Singa Sedunia, Selasa 10 Agustus 2021.

Baca juga:  Bawa Singa ke Pesta Ulang Tahun, Influencer Cantik Banjir Kecaman

“Jika ini tidak segera dihentikan, Afrika tidak akan lagi menjadi tujuan wisata yang dikenal para pecinta hewan,” lanjut Kabesiisme sebagaimana dilansir dari Daily Sabah, Rabu (11/8/2021).

 

Selain dibunuh oleh para pemburu, singa juga dilaporkan sering dihabisi oleh pengembala ternak yang tinggal di dekat taman nasional, untuk menghentikan singa memangsa ternak mereka.

Menurut Kabesiime, negara-negara di dunia harus segera mengambil langkah berani dengan memberlakukan dan menerapkan undang-undang yang menetapkan hukuman berat bagi mereka yang terlibat dalam perdagangan satwa liar ilegal.

Baca juga:  Sadis! 6 Singa Mati Diracun lalu Dimutilasi

Bashir Hangi, juru bicara otoritas satwa liar Uganda, mencatat bahwa badan tersebut telah mengeluarkan pernyataan untuk memperingati Hari Singa Sedunia, mereka akan terus melestarikan dan melindungi singa di taman bermain Uganda.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement