Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengobatan Luka Sejak Dini Bisa Cegah Amputasi Kaki Penderita Diabetes Loh

Antara , Jurnalis-Senin, 02 Agustus 2021 |22:23 WIB
Pengobatan Luka Sejak Dini Bisa Cegah Amputasi Kaki Penderita Diabetes <i>Loh</i>
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

PENDERITA diabetes diperkirakan mencapai 400 juta orang pada 2030. Diabetes memang merupakan ibu dari segala penyakit, apalagi di tengah Pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Indonesia pun merupakan negara yang memiliki penderita diabetes cukup banyak. Nah, salah satu masalah yang terjadi pada penderit diabetes adalah terjadi pembusukan ketika terluka, terutama di bagian kaki.

Statistik menunjukkan bahwa prosedur amputasi pada 6 dari 7 penderita kaki diabetik, diawali dari sebuah luka sederhana. Padahal 85 persen dari luka tersebut sebetulnya dapat dicegah dan ditangani dengan baik agar tidak berkembang ke arah yang lebih serius.

Diabetes

Dokter spesialis luka lulusan Universitas Indonesia, Adisaputra Ramadhinara, mengatakan hal ini membuat pencegahan dan deteksi dini terhadap kaki diabetik menjadi sangat penting, untuk mengurangi angka kejadian penderita luka diabetes dan risiko amputasi di kemudian hari.

Ia menyampaikan bahwa luka diabetes di kaki memerlukan penanganan khusus agar kesembuhan yang optimal dapat dicapai. Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan di bidang perawatan luka telah berhasil menekan angka amputasi.

"Penggunaan berbagai dressing modern untuk mengatasi infeksi dan menjaga agar suasana luka tetap lembap juga sangat diperlukan. Karena dalam suasana lembap, pertumbuhan jaringan baru menjadi lebih optimal dan proses penutupan luka oleh sel kulit baru bisa terjadi dengan lebih cepat," kata dr. Adisaputra.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement