PENEMUAN varian Delta Plus di Tanah Air membuat masyarakat semakin khawatir dengan situasi pandemi Covid-19 yang semakin memburuk. Sebagaimana diketahui varian Delta Plus adalah hasil mutasi dari turunan varian Delta yang meledak di sebagian besar wilayah Tanah Air sejak beberapa pekan lalu.
Sebagaimana diketahui, mutasi virus Covid-19 memang telah banyak terjadi di dunia. Mirisnya semakin banyak bermutasi, varian Covid-19 ini justru semakin berbahaya dan lebih cepat menular dibandingkan dengan model sebelumnya. Lantas bagaimana dengan varian baru Delta Plus ini?

Epidemiolog Griffith University Australia, dr. Dicky Budiman menjelaskan bahwa varian Delta Plus ini lebih kuat dibandingkan dengan varian Covid-19 yang ada sebelumnya. Salah satu kekuatan utamanya adalah resistan terhadap terapi antibodi. Alhasil masyarakat peru sangat berhati-hati agar tidak terinfeksi varian Covid-19 jenis ini.
“Varian ini juga mengikat sangat kuat dengan reseptor ACE 2 sehingga penularannya menjadi sangat efektif dan cepat. Pada beberapa obat Covid-19 varian ini juga tahan dan resisten serta bisa menurunkan efikasi respon antibodi tubuh. Bahkan pada orang yang sudah divaksinasi,” ujar dr. Dicky saat diwawancarai MNC Portal, Selasa (27/7/2021).