Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menggali Potensi Desa Wisata Piantus Melalui Galeri Kerajinan Tangan

Antara , Jurnalis-Senin, 26 Juli 2021 |09:03 WIB
Menggali Potensi Desa Wisata Piantus Melalui Galeri Kerajinan Tangan
Galeri Kerajinan Tangan di Desa Piantus, Sambas, Kalbar (Foto: Antara)
A
A
A

KABUPATEN Sambas, yang juga kerap dijuluki Serambi Makkah kaya akan adat, budaya, destinasi wisata, dan berbagai potensi. Salah satu potensinya terdapat di Desa Piantus Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Desa Piantus yang berlokasi sekitar 317 km dari ibu kota Pontianak ini, dulu terkenal dengan daerah perbukitan. Namun, kini berhasil menambah ikon wisata dengan adanya Galeri Kerajinan Tangan.

Galeri Kerajinan Tangan yang terletak di Dusun Kenanai Desa Piantus menjadi salah satu wadah pengembangan dan peningkatan perekonomian masyarakat sekitar.

Sejarah berdirinya Galeri Kerajinan Tangan, bermula dari pengembangan potensi Desa Piantus, yang sangat kental dengan anyaman rotan dan bambu.

Potensi inilah yang mendorong seorang warga bernama Hendi, dan beberapa rekannya ingin mengembangkan kerajinan anyaman rotan dan bambu. Setelah mendapat dukungan dari pemerintah yang akhirnya membangunkan Galeri Kerajinan Tangan di Desa Piantus.

Baca juga: 7 Sentra Kerajinan Tangan Khas Indonesia Jadi Destinasi Wisata

Ia menceritakan, awalnya Kementerian Perindustrian RI berkunjung ke Desa Piantus melihat potensi dari anyaman rotan. Pada kunjungan itu, desa tersebut mendapatkan bantuan berupa mesin dengan berbagai jenis untuk mengolah rotan.

Pengrajin Sambas

(Foto: Antara)

Mesin tersebut awalnya disimpan di rumah warga karena dulu masih tidak ada tempat untuk menyimpannya.

"Selang beberapa waktu kementerian pun berkunjung lagi dan bersedia menyediakan tempat untuk mesin,” kata Hendi yang juga Kepala Koperasi sekaligus Kepala Pengelola Galeri Kerajinan Tangan, dikutip dari Antara.

​​​​​Sebelumnya, pada tahun 2014/2015 Pemerintah Kabupaten menyediakan tempat untuk mesin dan rotan yang belum diolah yang diberi nama Rumah Rotan. Karena mesin sudah lengkap, rotan sudah berubah perlakuannya berkat sentuhan mesin hasil produksi pun mengalami peningkatan dari sebelumnya/

Bermula dari kemunculan mesin dan rumah rotan, pada tahun 2019 pemerintah dengan dana dag membuat Galeri Kerajinan Tangan di Desa Piantus. Galeri difungsikan untuk menyimpan barang olahan rotan yang sudah jadi.

Gedung 2 lantai tersebut diresmikan pada tahun 2020 oleh Bupati Sambas saat itu. di Lantai bawah sebagai tempat memertontonkan sekaligus memasarkan hasil karya anyaman rotan yang disulap menjadi berbagai produk karya masyarakat setempat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement